JENIS-JENIS PENGEMIS

Bookmark and Share

Ketika kita membahas tentang fenomena pengemis dari kacamata kearifan, hukum,
dan keadilan, maka kita harus membagi kaum pengemis menjadi dua kelompok:

1). Kelompok pengemis yang benar-benar membutuhkan bantuan
Secara riil (kenyataan hidup) yang ada para pengemis ini memang benar-benar
dalam keadaan menderita karena harus menghadapi kesulitan mencari makan
sehari-hari.



Sebagian besar mereka ialah justru orang-orang yang masih memiliki harga diri
dan ingin menjaga kehormatannya. Mereka tidak mau meminta kepada orang lain
dengan cara mendesak sambil mengiba-iba. Atau mereka merasa malu menyandang
predikat pengemis yang dianggap telah merusak nama baik agama dan mengganggu
nilai-nilai etika serta menyalahi tradisi masyarakat di sekitarnya. Allah Ta’ala
berfirman: "(Apa yang kamu infakkan) adalah untuk orang-orang fakir yang terhalang (usahanya karena jihad) di jalan Allah sehingga dia tidak dapat berusaha di bumi; (orang lain) yang tidak tahu, menyangka bahwa mereka adalah orang-orang kaya karena mereka menjaga diri (dari meminta-minta).Engkau (Muhammad) mengenal mereka dari ciri-cirinya, mereka tidak meminta secara paksa kepada orang lain.Apa pun harta yang baik yang kamu infakkan, sungguh, Allah Maha Mengetahui"[al-Baqarah/2:273].

2). Kelompok pengemis gadungan yang pintar memainkan sandiwara dan tipu muslihat
Selain mengetahui rahasia-rahasia dan trik-trik mengemis, mereka juga memiliki
kepiawaian serta pengalaman yang dapat menyesatkan (mengaburkan) anggapan
masyarakat, dan memilih celah-celah yang strategis. Selain itu mereka juga
memiliki berbagai pola mengemis yang dinamis, seperti bagaimana cara-cara
menarik simpati dan belas kasihan orang lain yang menjadi sasaran. Misalnya di
antara mereka ada yang mengamen, bawa anak kecil, pura-pura luka, bawa map
sumbangan yang tidak jelas, mengeluh keluarganya sakit padahal tidak, ada yang
mengemis dengan mengamen atau bermain musik yang jelas hukumnya haram, ada juga
yang mengemis dengan memakai pakaian rapi, pakai jas dan lainnya, dan puluhan
cara lainnya untuk menipu dan membohongi manusia.



{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar