Cara Merawat Kulkas Yang Benar

Bookmark and Share
Cara Merawat Kulkas Yang Benar - Perangkat rumah tangga diciptakan untuk memenuhi kebutuhan Anda di rumah. Mulai dari menyajikan makanan sehat bagi keluarga, menjaga kebersihan udara, sampai mencuci pakaian dengan bersih. Tidak hanya membuat hidup Anda lebih mudah, perangkat rumah tangga juga menyehatkan keluarga Anda. Kulkas menjadi perangkat penting untuk menyimpan dan mempersiapkan makanan untuk keluarga Anda. Untuk mendapatkan kulkas dengan kualitas tinggi dan sesuai kebutuhan, Setelah memilih produk kulkas yang terbaik, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal dalam hal perawatan kulkas agar kulkas Anda awet dan selalu dalam kondisi yang baik.

1. Penempatan Kulkas di Ruangan
Sebelum digunakan, Anda sebaiknya membersihkan kulkas dari kotoran dan debu, termasuk bagian-bagian kotak es dan rak-raknya. Penempatan kulkas harus dihindarkan dari tempat lembab seperti di dekat kamar mandi ataupun tempat yang terkena cahaya matahari langsung. Standarnya, kulkas harus diberikan jarak sekitar 1 inchi dari dinding di belakangnya, 10 inchi dari atap, dan 2,5 cm dari lantai agar sirkulasi udara terjamin dengan baik. Anda sebaiknya menggunakan stop kontak tunggal khusus untuk kulkas Anda agar aliran listrik ke kulkas tetap stabil. Untuk penggunaan pertama kali, operasikan kulkas dalam keadaan kosong selama 2-3 jam agar suhu operasi kulkas Anda stabil.

2. Penataan Makanan di Dalam Kulkas

Kulkas memang digunakan untuk menyimpan bahan makanan agar bisa tahan lama dan kualitasnya terjaga. Namun karena setiap bahan makanan mempunyai karakteristik sendiri-sendiri, sebaiknya Anda memperhatikan penataan bahan-bahan makanan di dalam kulkas. Umumnya, buah dan sayur bisa disimpan selama 3-4 hari, ikan segar 1-2 hari, daging potong 4-5 hari, dan telur bisa sampai 2 minggu. Evaporator, tempat pembuatan batu es yang terdapat di dalam kulkas, perlu perhatian yang lebih karena suhunya jauh lebih dingin. Makanan yang memiliki banyak kandungan air seperti buah dan sayuran dilarang dimasukkan ke evaporator karena akan mudah busuk. Botol kaca berisi air juga tidak boleh dimasukkan ke evaporator karena botol itu bisa pecah ketika membeku.

3. Pembersihan Kulkas secara Berkala
Agar kulkas berada dalam kondisi yang baik, kulkas sebaiknya dibersihkan secara berkala. Bau yang tidak enak dari bahan-bahan makanan yang disimpan terlalu lama bisa memperburuk kondisi kulkas. Sebelum membersihkan kulkas, matikan stop kontak ke kulkas dan keluarkan semua bahan makanan dari dalam kulkas. Bersihkan tumpahan bahan makanan agar tidak timbul bekas kotoran permanen pada permukaan plastik. Permukaan plastik tidak boleh dibersihkan dengan sikat kasar atau dengan larutan kimia. Bagian luar kulkas bisa dibersihkan dengan sabun dengan busa lunak agar tidak menggores permukaan kulkas.

4. Penanganan Bila Terjadi Gangguan
Bagian evaporator sangat rentan terhadap benturan, jadi Anda sebaiknya menghindari penggunaan benda tajam untuk mengambil batu es. Bila es sudah cukup tebal diamkanlah beberapa waktu untuk meleburkan bunga es. Secara berkala, periksalah jaringan listrik menuju kulkas agar listriknya stabil. Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan kulkas tidak bisa dingin dengan baik, bisa saja pengatur suhu tidak disetting dengan tepat, letak kulkas terlalu dekat dengan dinding, suhu ruangan yang panas, atau pintu kulkas sering ditinggalkan dalam posisi terbuka. Bila kerusakan sudah tidak bisa Anda tangani, sebaiknya Anda menghubungi customer service

sumber : lgindonesiablog.com

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar